Welcome to our blog! Blog ini dibuat menggunakan layanan Blogspot. Kami berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kami dan kami harap tulisan kami ini dapat berguna bagi seluruh pembaca sekalian, terutama para siswa kelas 10 yang sedang menduduki semester 1.
Salam
-The Editors-
Jumat, 10 Desember 2010
7. Protista
-PROTISTA-
Cara mendapat makanan :
- Autotrof
-Saprofit dan parafit
- Menelan makanannya / fagositosis
Protozoa dibagi menjadi :
- Rhizopoda
- Cilliata
- Flagellata
- Sporozoa
Alga dibagi menjadi :
- Euglenophyta
- Chlorophyta
- Chrysophyta
- Pyrophyta
- Phaeophyta
- Rhodophyta
Pigmen dalam kloroplas
1. Pigmen hijau = Klorofil :
a. Klorofil a : Pigmen hijau rumput, serap cahaya merah, serap cahaya biru keunguan, dan untuk reaksi gelap
b. Klorofil b : Pigmen hijau kebiruan, serap cahay biru & merah kejinggaan, pada tumbuhan ganggang hijau
dan beberapa bakteri fotoautotrof
2. Karotenoid :
a. Xantosil (keemasan)
b. Fukosantin (coklat)
Ciri-ciri : Serap cahaya biru kehijauan & biru keunguan, pantul cahaya merah, jingga, dan kuning, pada bunga, buah, dan sayuran
3. Antosianin (merah) - Terdapat pada bunga
4. Fikobilin :
a. Fikosianin (biru)
b. Fikaeritrin (merah)
Jamur
a. Jamur air : Parasit pada air, oomycotina, biasa hidup di air
b. Jamur lendir : Myxamicotina, predator, dapat bergerak amubaid dengan kaki sempurna
Ciri-ciri protozoa :
- Ukuran 10 mikron sampai 6mm
- Bentuknya ada yang asimetris, bilateral simetris, radial simetris, dan spiral
- Bergerak dengan flagel, pseudopodia, cilia, atau gerakan sel itu sendiri
- Cara hidup bebas, komensalisme, mutualisme, atau parasit
- Cara mendapat makan ada holozoik, saprofit, atau saprozoik
- Habitat di tempat berair
Flagelatta
- Bergerak dengan bulu cambuk
- Mempunyai bentuk tetap
- Berkembang biak dengan aseksual dan seksual
- Berdasarkan ada tidaknya klorofil ada 2
a. Fitoflagellata
b. Dinoflagellata
Ciliata
- Bergerak dengan bulu getar
- Punya silia untuk bergerak, menangkap makanan, dan menerima rangsang
- Habitat di air
- Bentuk tubuh oval & tetap
Rhizopoda
- Bergerak dan menangkap mangsa dengan kaki semu
- Hidup bebas di air laut & tawar
- Berkembang biak dengan pembelahan biner
Sporozoa
- Hewan berspora, tidak punya alat gerak, bergerak dengan mengubah kedudukan tubuhnya
- Hampir semua bersifat parasit
- Reproduksi dengan 2 cara :
a. Vegetatif : - Shizogoni = Pembelahan diri dalam tubuh inang
- Sporogoni = Membuat spora yang berlangsung dalam tubuh inang perantara
b. Generatif
Ciri-ciri protista mirip jamur :
- Eukariot
- Ukuran kecil
- Struktur tubuh sederhana
- Tidak punya dinding sel
- Heterotrof
Euglenophyta
- Hidup di air tawar, tanah, dan tempat lembab
- Punya ciri mirip hewan dan tumbuhan:
a. Mirip hewan - Sel tidak berdinding, bergerak bebas, punya bintik mata
b. Mirip tumbuhan - Punya klorofil a,b, dan karoten untuk fotosintesis
Chlorophyta
- Hidup di air tawar dan laut
- Bentuk spiral, mangkuk, lembar, dan bola
- Tubuh bersel satu
- Reproduksi vegetatif dan fragmentasi
- Hidup dengan autotrof dan bersimbiosis dengan jamur
Chrysophyta
- Alga multiseluler dan uniseluler
- Dibagi tiga kelas :
a. Alga xanthophycaem - Klorofil dan xantofil
b. Alga chrysophycae - Klorofil dan karoten
c. Alga bacillariophycae - Dinding tersusun dari dua belahan
- Dibagi tiga kelas :
a. Alga xanthophycaem - Klorofil dan xantofil
b. Alga chrysophycae - Klorofil dan karoten
c. Alga bacillariophycae - Dinding tersusun dari dua belahan
Pyrrophyta
- Disebut juga dinoflagellata
- Gerak aktif
- Fosforensi (memancarkan cahaya)
- Bersel satu & punya dinding sel
Phaeophyta
- Bentuk seperti tumbuhan tinggi
- Hidup di laut
- Reproduksi vegetatif dan generatif
Rhodophyta
- Reproduksi vegetatif dan generatif
- Hidup di laut
Manfaat alga :
- Bidang perikanan > Zooplankton dan fitoplankton untuk makanan ikan
- Bidang pertanian > Rumput laut untuk pupuk
- Ekosistem perairan > Produsen primer
- Bidang industri > Amplas, kaca, dll.
- Bahan dasar makanan > Gelidium, chondrus, alginat, porphyra
- Obat > Chlorella
Zoospora : Salah satu bentuk spora yang merupakan hasil reproduksi aseksual dari jamur phycomycetes
6. Fungi
Sejarah
Fungi yang sering kita kenal dengan jamur merupakan domain Eukariotik yang heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Berdasarkan cara perkembangbiakannya tebagi menjadi 2 yaitu. Seksual dengan cara : dua hifa dari jamur yg berbeda jenis melebur menghasilkan zigot dan tumbuh menjadi tubuh buah, sedangkan perkembangbiakan aseksual dengan cara membentuk spora, bertunas atau fragmentasi hifa. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium yang didalamnya terdapat spora. Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. Jamur yang menghasilkan tunas adalah Saccharomyces. Ilmu yang mempelajari fungi disebut mikologi.
Taksonomi Fungi
Fungi dikelompokan sebagai tumbuhan. Tetapi fungi memiliki perbedaan dengan tumbuhan karena fungi adalah heterotrof berbeda dengan tumbuhan yang bersifat autrotrof (dapat membuat makannya sendiri). Tetapi fungi juga memiliki perbedaan dengan hewan karena sel fungi memliki dinding sel yang tersusun atas zat kitin meskipun memiliki kesamaan di cara memperoleh makannya dengan hewan.
Cara hidup
Berdasarkan cara hidupnya fungi terbagi menjadi 3 yaitu :
1. Parasit : Memperoleh makanan dengan cara menempel kepada sel inang. Bersifat merugikan.
2. Saprofit : Menyerap nutrisi dari makhluk hidup yang sudah mati.
3. Mutual : Saling menguntungkan
Habitat
Fungi tinggal di banyak lingkungan seperti di air, lingkungan asam, tempat ekstrim, darat, tempat lembab. Sebagian besar fungi hidup pada lingkungan yang lembab.
Reproduksi
Reproduksi
Fungi bereproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual : pembentukan kuncup atau tunas pada jamur uniseluler serta pemutusan benang hifa (fragmentasi miselium) dan pembentukan spora aseksual (spora vegetatif) pada fungi multiseluler. Reproduksi jamur secara seksual dilakukan oleh spora seksual. Spora seksual dihasilkan secara singami (peleburan). Singami terdiri dari dua tahap, yaitu tahap plasmogami dan tahap kariogami.
Klasifikasi Fungi
Fungi diklasifikasikan menjadi 6 klasifilasi:
- Zygomycota
- Ascomycota
- Basidiomycota
- Deuteromycota
- Mikoriza
- Lumut Kerak
Zygomycota
Jamur yang bersifat senositik dan terdiri dari jamur yang bersekat maupun yang tidak bersekat.
Ciri-ciri
- Hidup di darat, dalam tanah dan juga pada bangian hewan atau tumbuhan yang membusuk.
.Reproduksi secara seksual dan aseksual. Seksual dengan gametangiogami dari dua hifa yang saling sesuai dengan menghasilkan zigospora dan juga aseksual dengan membentuk spora tak berflagel yang berupa sporangiospora atau konidia.
Contoh : Rhizopus orzyae, R.stolonifer, Mucor muedo dan lain
Ascomycota
Reproduksi Aseksual : Dengan membentuk kuncup. Kuncup terbentuk pada sel induk yang kemudian lepas. kadang-kadang kuncup tetap melekat pada induk selnya membentuk rantai sel yang disebut hifasemu atau pseudohifa.
Reproduksi Seksual : dengan cara membentuk hifa baru.
Cth : Aspergillus flavus, Neurospora sitophila, Saccharomyces tuac,Saccharomyces ellipsoideus, dll
Basidiomycota
Merupakan spesies yang memproduksi spora dalam bentuk kubus yang disebut basidium. Basidimycotina mempunyai bentuk uniseluler dan multiseluler dan dapat bereproduksi secara generatif dan vegetatif. Habitat mereka ada di terrestrial dan akuatik dan bisa dikarakteristikan dengan melihat basidia, mempunyai dikaryon.
Deuteromycota
Jamur tidak sempurna ini masih merupakan misteri. Satu-satunya jamur yang perkembangbiakan seksualnya belum diketahui. Tapi diketahui cara reproduksi vegetatifnya adalah melalui konidiospora. Ia secara umum memiliki dinding sel yang mengandung zat kitin. Oragnisme multiseluler, punya hifa bersekat, berketurunan diploid dan berinti haploid
Mikoriza
Mikoriza adalah kelompok Fungi (jamur) yang bersmibiosis dengan tumbuhan tingkat tinggi , khususnya pada sistem perakaran. Terdapat pula fungi yang bersimbiosis dengan fungi lainnya, tetapi sebutan mikoriza biasanya adalah untuk mereka yang menginfeksi akar. Mikoriza membutuhkan akar tanaman untuk daur hidupnya tetapi ada juga tanaman yang memerlukan mikoriza untuk pertumbuhannya contohnya pinus yang akan mati bila kita memindahkannya dan tidak terbentuk jaringan mikoriza di sekitar akarnya. Mikoriza dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan cara menginfeksinya, yaitu ektomikoriza dan endomikoriza.
Lumut kerak
Lumut kerak adalah organisme majemuk yang merupakan suatu bentuk simbiosis erat dari fungus dengan mitra. Lumut kerak menyebar sangat luas di permukaan bumi dan mampu tinggal tempat ekstrim, seperti tundra, permukaan batu di pegunungan maupun pantai, atau tumpukan sampah beracun. Lumut kerak dapat juga dapat digunakan sebagai pengukur tingkat polusi. Beberapa lumut kerak digunakan sebagai pewarna, bahan parfum, serta bahan pengobatan (contoh: kayu angin Usnea).
5. Monera.. The Ex-Kingdom
Sejarah
Monera adalah salah satu Kingdom dari sistem klasifikasi 5 kingdom yang tergeser karena perubahan klasifikasi menjadi 6 kingdom. Kingdom Monera pada awalnya terdiri dari bakteri dan ganggang hijau-biru.
Bagian bakteri sudah dijelaskan pada artikel di sini.
GANGGANG BIRU (Cyanophyta)
Ganggang Biru merupakan ganggang bersel satu berbentuk koloni atau benang multisel. Selain mempunyai klorofil ganggang biru mempunyai fikosianin (biru) dan fikoeritrin (merah) dengan warna biru yang dominan.
Cara reproduksi dilakukan dengan :
- pembelahan sel
- fragmentasi (pemutusan), terjadi pada yang bentuk benang
- spora
Ganggang biru dapat kita temukan di laut, kolam, reservoir, air tenang/ megalir. Juga menempel pada batu-batuan, tanah, kayu, bahkan di sumber air panas.
Manfaat ganggang biru dalam kehidupan :
- Nostoc, Anabaena, Gloeocapsa dapat mengubah N2 bebas menjadi senyawa nitrat.
- Anabaena azolla hidup bersimbiosis dengan Azolla pinnata (Pteridophyta), daun Azolla pinnata dapat dibuat kompos.
- Spirullina merupakan ganggang biru yang mengandung protein dengan kadar tinggi.
- Ganggang biru banyak dikembangkan PST (protein sel tunggal), sebagai makanan orang Africa (Chad) dan Mexico.
4. Bakteri - Dirty Things
Sejarah
Bakteri berasal dari bahasa latin bacterion yang berarti tongkat atau batang. Bakteri merupakan organisme bersel satu, dan berukuran kecil. Bakteri hidup di berbagai lingkungan, seperti tanah, air, udara dan pada tubuh hewan atau tumbuhan, juga pada lingkungan ekstrem seperti temperatur diatas 60o.
Bakteri berperan penting dalam penguraian bahan organik dan daur ulang makanan, juga bermanfaat di berbagai industri makanan.
Ciri dan Sifat
1. Bentuk sel bacteri yaitu :
- basilus (batang) :
* diplokokus (2batang)
* streptokokus (batang berantai)
- kokus (bulat) :
* stafilokokus (bulat bergerombol seperti anggur)
* stertokokus (bulat berantai)
* diplokokus (bulat berpasangan)
* tetrakokus (bulat empat)
* sarkina (bulat delapan)
- spirillium :
* spirillium (spiral)
* vibrio (koma)
2. Ukuran sel bakteri
sangat kecil dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop.
3. Struktur tubuh sel bakteri,
yaitu :
- dinding sel
- protoplas : bagian yang terletak di dalam sel, diantara membran sel, sitoplasma,ribosom, mesosome, nukleolid, dll.
- bagian yang terletak di luar dinding sel, diantaranya flagel, phili, kapsula.
Berdasarkan jumlah dan letak flagel bakteri dibedakan :
a. Atrik : tidak berflagel
b. Monotrik : mempunyai satu flagel di salah satu ujungnya
c. Lophotrik : mempunyai satu berkas flagel pada salah satu ujungnya
d. Amphitrik : mempunyai dua buah atau dua berkas pada kedua ujungnya
e. Peritrik : mempunyai banyak flagel pada seluruh permukaan tubuhnya
Berdasarkan sumber makanan bakteri dibedakan :
a. Bacteri autotrof : bakteri yang dapat mensintesis makanannya sendiri.
berupa :
- fotoautotrof : energi dari cahaya matahari
- kemoautotrof : energi dari kimia (panas)
b. Bakteri heterotrof : bakteri yang mencari makanan tanpa membuat.
- bakteri saprofit : mengambil sisa-sisa organik
- bakteri parasit : mengambil bahan organik dari organisme lain.
Berdasarkan sumber O2 (respirasinya) dibedakan :
a. Bakteri aerob : bakteri yang menggunakan O2 bebas untuk respirasinya
contoh : Nitrosomonas, Nitrobacter, Nitrosococcus
b. Bakteri anaerob : bakteri yang tidak dapat menggunakan O2 bebas untuk respirasinya
contoh : Streptokokus lactis
Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bakteri, yaitu :
a. Suhu/ temperatur, suhu optimal antara 00 C sampai 400 C.
b. Kelembaban, umumnya hidup pada kelembaban tinggi (sekitar 85%).
c. Cahaya, gelap baik untuk pertumbuhan bakteri. Umumnya cahaya merusak sel bakteri karena ultra violet dapat menyebabkan terjadinya ionisasi komponen sel sehingga menghambat pertumbuhan dan menyebabkan kematian.
Reprdouksi
Pada keadaan lingkungan yang buruk bakteri akan membentuk spora, karena spora tahan terhadap penurunan dan kenaikan suhu. Jika keadaan lingkungan menjadi membaik, spora akan bertunas menjadi satu sel bakteri yang aktif.
Pembiakan seksual tidak terjadi pada bakteri, tetapi hanya terjadi pemindahan materi genetik dari satu bakteri ke bakteri yang lain tanpa menghasilkan zigot, peristiwa ini disebut paraseksual.
Ada 3 cara paraseksual :
- transformasi : pemindahan sedikit materi genetik/ DNA (hanya satu gen saja ) ke bacteri lain
- konyugasi : bergandengnya dua bakteri dan membentuk jembatan untuk pemindahan materi genetik
- transduksi : pemindahan materi genetik dengan perantaraan virus
Pembiakan bakteri dengan pembelahan (aseksual) pada kondisi yang memungkinkan terjadi setiap 20 menit sekali.
Peranan bacteri dari kehidupan
1. Menguntungkan
a. Bidang pertanian :
bacteri penambat/ pemfiksasi nitrogen
contoh : Azotobacter, Clostrodium, Rhizobium
b. Bidang industri :
- makanan : Lactobacillus casei berperan dalam fermentasi air susu menjadi yoghurt
- pembentukan asam :
Acetobacter untuk pembuatan cuka dari alkohol
Propionibacterium berperan dalam pembuatan asam propinat
- pembuatan gas : Methanomonas methanica berperan dalam pembuatan gas-bio
c. Bidang farmasi :
Streptomyces griceus penghasil streptomisin
Streptomyces venecuelae penghasil kloromisetin
Streptomyces aureofasien penghasil aureomisin
d. Dalam ekosistem :
Bacteri berperan dalam proses pendauran zat organik.
2. Merugikan
a. Penyebab penyakit
Diplococcus pneumonia : penyakit radang paru-paru
Treponema pallidium : penyakit siphilis
Vibrio comma : penyakit kolera
Mycobacterium tuberculosis : penyakit TBC
Mycobacterium leprae : penyakit lepra
Shigella dysentriae : penyakit disentri
Salmonela typhosa : penyakit tiphus
Bordetella pertusis : penyakit batuk rejam
Clostridium tetani : penyakit tetanus
Pasteurella pestis : penyakit pes/sampar
Neissria gonorrhoeae : penyakit gonorrhoe
Treponema pertunue : penyakit patek
Bacilus antrasis : penyakit antrak (ternak)
Xantomonas tifi : kanker pada pohon jeruk
dll.
b. Penghasil racun
Pseudomonas cocovenenans racun pada tempe bongkrek
Escherichia coli : penyebab diare pada anak
c. Membusukan makanan
Enterobacter aerogenes : air susu menjadi berlendir
Erwinia carotovora : membusukan sayur dan buah-buahan
Kamis, 09 Desember 2010
3.Qui, qui? Oh, VIRUS!
Bentuk
Huruf T Heliks
Bentuk Lain : Bulat, Polihidris
Sejarah
Semuanya berawal dari penelitian penyakit penghambat pertumbuhan tanaman tembakau. Pada 1883, Adolf Mayer, menemukan bahwa penyakit tersebut menular. Namun ia tidak menemukan mikroba dalam getah tanaman yang merupakan sumber penyakit tersebut. Karena itulah disimpulkan bahwa penyakit disebabkan oleh organisme yang lebih kecil dari mikroba. Pada 1892, Dimitri Ivanowsky menemukan bahwa penyaring bakteri tak bisa menghentikan penyakit ini. Kesimpulannya membawa pada hasil yang sama yaitu organisme yang lebih kecil. Pada akhirnya Martinus Beijerinck menemukan bahwa infektor itu dapat berreproduksi karena kemampuannya sama walau getahnya dibagi. Pada 1935, Wendell Meredith Stanley berhasil mengkristalkan penyebab penyakit ini dan akhirnya dikenal dengan virus. Membuktikan kebenaran kesimpulan Beijerinck.
Ciri
-Aseluler
-Berreproduksi
-Bisa dikristaliskan
-Memiliki DNA/RNA
-Terdiri dari Asam Nukleat
-Memiliki selubung protein
-Tak bisa dimusnahkan
Reproduksi
Kegunaan
Huruf T Heliks
Bentuk Lain : Bulat, Polihidris
Sejarah
Semuanya berawal dari penelitian penyakit penghambat pertumbuhan tanaman tembakau. Pada 1883, Adolf Mayer, menemukan bahwa penyakit tersebut menular. Namun ia tidak menemukan mikroba dalam getah tanaman yang merupakan sumber penyakit tersebut. Karena itulah disimpulkan bahwa penyakit disebabkan oleh organisme yang lebih kecil dari mikroba. Pada 1892, Dimitri Ivanowsky menemukan bahwa penyaring bakteri tak bisa menghentikan penyakit ini. Kesimpulannya membawa pada hasil yang sama yaitu organisme yang lebih kecil. Pada akhirnya Martinus Beijerinck menemukan bahwa infektor itu dapat berreproduksi karena kemampuannya sama walau getahnya dibagi. Pada 1935, Wendell Meredith Stanley berhasil mengkristalkan penyebab penyakit ini dan akhirnya dikenal dengan virus. Membuktikan kebenaran kesimpulan Beijerinck.
Ciri
-Aseluler
-Berreproduksi
-Bisa dikristaliskan
-Memiliki DNA/RNA
-Terdiri dari Asam Nukleat
-Memiliki selubung protein
-Tak bisa dimusnahkan
Reproduksi
Kegunaan
Vaksin
Dengan melemahkan virus, vaksin dapat dibuat. Memberi informasi bagi tubuh untuk menyiapkan perlawanan jika tubuh diserang virus yang sama.
Anitoksin
Dengan modifikasi genetik, virus bisa dipakai untuk mengubah kegunaan bakteri dan menginjeksikan kemampuan seperti memproduksi berbagai antitoksin.
Menyerang Bakteri
Dengan menciptakan virus yang baik, manusia dapat mengendalikan virus dan menyuruhnya menyerang sel bakteri tertentu, membantu menyembuhkan berbagai penyakit manusia yang sukar disembuhkan.
Rabu, 08 Desember 2010
2. The Kingdoms - Taxonomy and Classification
Taxonomy
Kegunaan
Kerajaan Animalia
-Membutuhkan makanan
-Kompleks dan multiseluler
Divisi (Hewan) - Filum (Tumbuhan) Chordata / Vertebrata
-Bertulangbelakang
Kelas Mamalia
-Memiliki penutup tubuh seperti bulu
-Menyusui anaknya
Ordo Primata
-Penglihatan binokuler
-Kecerdasan lebih tinggi
-Hubungan sosial kompleks
Famili Lemuridae
-Otak lebih kecil
-Hidung lebih panjang
-Bertaring
Genus Lemur
-Kultur sosial tertentu
-Cara membaui tertentu
Species L.Catta
-Ekor belang melingkar
Mohon dicatat data diatas tidak begitu lengkap
Kingdom
Sejarah
Dua Kingdom
Kegunaan
Taksonomi digunakan untuk mengelompokkan ciri suatu makhluk hidup sehingga data yang didapatkan mengenai suatu organisme dapat lebih lengkap dan terperinci. Sebagai contohnya adalah:
Kerajaan Animalia
-Membutuhkan makanan
-Kompleks dan multiseluler
Divisi (Hewan) - Filum (Tumbuhan) Chordata / Vertebrata
-Bertulangbelakang
Kelas Mamalia
-Memiliki penutup tubuh seperti bulu
-Menyusui anaknya
Ordo Primata
-Penglihatan binokuler
-Kecerdasan lebih tinggi
-Hubungan sosial kompleks
Famili Lemuridae
-Otak lebih kecil
-Hidung lebih panjang
-Bertaring
Genus Lemur
-Kultur sosial tertentu
-Cara membaui tertentu
Species L.Catta
-Ekor belang melingkar
Mohon dicatat data diatas tidak begitu lengkap
Kingdom
Sejarah
Dua Kingdom
Klasifikasi ini bermula dari Aristoteles (384 BC-322 BC) Dalam bukunya, Sejarah Binatang (History of Animals, Ia menjadi orang pertama yang mengklasifikasikan hewan. Muridnya Theophrastus (c. 371-c. 287 BC) menulis bagian tentang klasifikasi tumbuhan dalam Sejarah Tumbuhan (The History of Plants)
Carolus Linnaeus (1707-1778) melanjutkan penelitian Aristoteles dan meregulasikannya dalam kode nomenklatur. Ia membagi makhluk hidup menjadi Regnum Animale dan Regnum Vegetabile (Ia juga memasukkan kingdom mineral Regnum Lapideum) Dibaginya semua kingdom menjadi kelas-kelas
Makhluk Hidup --> Animalia
--> Plantae
Tiga Kerajaan
Antonie van Leeuwenhoek (Bapak ilmu mikroskopis) pada 1674 mengirim hasil penelitian tentang organisme satu sel. Ialah yang pertama mengetahui keberadaan organisme tersebut. Pada waktu itu ia mengubah persepsi atas dua kingdom dengan menemukan organisme baru tersebut. Pada 1866, Ernst Haeckel membuat kingdom ketiga. Ia membuat protista untuk makhluk uniseluler.
Makhluk Hidup --> Animalia
--> Plantae
--> Protista
Empat Kerajaan
Perkembangan ilmu mikroskopis dan penemuan mikroskop elektron membuat penemuan baru mengenai perbedaan penting antara organisme uniseluler tanpa nukleus (prokariot) dan dengan nukleus (eukariot) pada 1938, Herbert F. Copeland (1902-1968) mengajungkan klasifikasi empat kingdom dengan membuat kingdom Monera. Proposal Edouard Chatton mengenai superkingdom akhirnya diterima dan begitulah dibuat superkingdom Prokariot dan Eukariot.
Makhluk Hidup --> Prokariot --> Monera
--> Eukariot --> Protista
--> Plantae
--> Animalia
Lima Kerajaan
Perbedaan fungi yang mencolok telah membuat kontroversi. Ada yang mengatakan fungi adalah Protista dan ada yang mengatakan tetap Plantae. Robert Whittaker menyadari pentingnya untuk menambah kingdom baru, Fungi. Akhirnya pada 1969, sistem lima kingdom menjadi standar yang populer. Perbedaan fungi dengan tanaman mencakup masalah nutrisi dimana fungi adalah kebanyakan heterotof yang berbeda dengan plantae yang autotrof.
Makhluk Hidup --> Prokariot --> Monera
--> Eukariot --> Protista
--> Fungi
--> Plantae
--> Animalia
Enam Kerajaan
Setelah populernya studi mengenai RNA dimana nenek moyang sebuah organisme dapat diketahui, Carl Woese memperkenalkan sistem enam kingdom dimana prokariot (Monera) dibagi menjadi Eubacteria dan Archaebacteria karena perbedaan genetik antara mereka. Menjadikan Kingdom Bacteria dan Archaea. Melalui itu, sistem kingdom primer (domain) diperkenalkan yaitu domain Bacteria, Archaea, dan Eukarya. Sistem ini masih menjadi standar sampai saat ini.
Makhluk Hidup --> Bakteria --> Bakteri
--> Archaea --> Archaea
--> Eukariot --> Protista
--> Fungi
--> Plantae
--> Animalia
Tabel Kerajaan menurut waktu...
Linnaeus 1735 2 kerajaan | Haeckel 1866 3 kerajaan | Chatton 1925 2 superkingdom | Copeland 1938 4 kerajaan | Whittaker 1969 5 kerajaan | Woese et al. 1977 6 kerajaan | Woese et al. 1990 3 domain | |
---|---|---|---|---|---|---|---|
Kosong | Protista | Prokaryota | Monera | Monera | Eubacteria | Bacteria | |
Archaebacteria | Archaea | ||||||
Eukaryota | Protoctista | Protista | Protista | Eukarya | |||
Vegetabilia | Plantae | Fungi | Fungi | ||||
Plantae | Plantae | Plantae | |||||
Animalia | Animalia | Animalia | Animalia | Animalia |
Langganan:
Postingan (Atom)